Cerita Dewasa – Bersama Inge Staff yang Binal

0
236

Inge malam ini capai nanti langsung istirahat ya, jangan melamun macam2 ya sayang?” pesanku sambil kubelai sayang dari rambutnya pipinya terus payu daranya sampai pahanya yg terbuka itu, baru Inge mau turun dgn senyum kecil. Esok harinya dikantor pagi2 saat aku panggil Inge utk memberikan tugas, ia masuk kekamarku dgn senyum2 manja, setelah kujelaskan tugas2 yg hrs dikerjakan kutanya kenapa kok senyum2. Inge menjawab sambil mendekat kesisiku :”Pak, air maninya semalam baru keluar tadi saat Inge duduk dikantor sekarang CD nya Inge jadi basah”. Karena Inge sudah mendekat tandanya minta utk dibuktikan, maka kuraba melalui bawah roknya dan benar CD bagian vaginanya basah juga sela2 pahanya basah agak licin dan ternyata baunya memang spt maniku.

Aku bilang:”Inge kamu cuci dulu sana ya”. Inge menggelengkan kepalanya dan berkata:”Biarin saja pak, Inge toch nggak punya CD lagi dikantor malah nggak enak kalau dilepas CD nya, sampai nanti sore juga tak apa2 malah nanti siang mungkin sudah kering sendiri.” Lalu tangan digenggam erat2 dan memandang tajam penuh arti dan berkata:”Kapan bapak mau memberikan kemesraan dan kepuasan lagi pd Inge?. “Kapan saja terserah Inge” kataku. Semenjak itu aku sering diajak kencan hampir tiap minggu sekali dan setelah pacarnya baik kembali hubungannya hubungan sex tetap berlangsung terus kira2 tiap bulan sekali sambil cerita2 apa2 saja yg dilakukan suaminya pdnya. Sampai sekarang sudah hampir sepuluh tahun berlalu dan aku sdh pindah kerja di bank, sedang Inge menggantikan jabatanku dan kami masing2 telah berkelarga dan punya anak, tapi hubungan intim itu masih tetap berlangsung disiang hari saat jam makan siang, hanya frekwensinya jauh berkurang kira2 3-4 bln sekali. Tapi justru karena waktu yg lama itu menyebabkan tiap kali hubungan intim itu tambah mesra saja dan bukan menjadi kebosanan.