Cerita Dewasa – Bersama Inge Staff yang Binal

0
236

Memang artis2 yg main sexy2, apalgi video Mandarin terhitung banyak yg berani juga actionnya. Kalau pas adegan yg hot Inge tiba2 memegang tanganku, suatu saat kalau adegan panas sebelum tangannya Inge yg beraksi aku pegang dulu telapak tangannya erat2. Walaupun adegan panas sdh berlalu tangannya tetap kupegang terus dan per-lahan2 tangannya kuletakkan diatas pahanya. Ketika Inge masih diam saja atas aksi ini, maka jari2 ku kupakai utk meng-utik2 pahanya yg sdh terbuka karena roknya yg agak pendek itu naik kalau buat duduk. Beberapa menit hal itu kulakukan dan Inge pun masih diam, lalu tangannya dia kutarik kepaha lebih atas sekaligus utk menyingkap roknya supaya naik kepangkal paha. Setelah kulihat roknya menyingkap sampai hampir pangkal pahanya sehingga paha yg mulus itu terlihat remang2 dgn penerangan cahaya dr video saja. Aku pura2 diam sebentar . kebetulan ada adegan panas lagi dan tanganku segera memegang pahanya dan tangannya Inge memegan bagian atas tanganku.Kupikir Inge akan melarang kegiatan tanganku itu, tetapi tangannya hanya ditumpangkan saja ditanganku. Kuberanikan lagi operasi ini, tanganku ku-usapkan kepahanya dr atas lutut sampai keatas dekat pangka pahanya. Sudah ada 5 menit aku melakukan ini bergatian paha kanan dan kiri, tapi Inge tetap diam hingga nafasku yg mulai memburu.

Akhirnya kuberanikan tanganku utk mengusap pahanya sampai ke selakangannya hingga menyentuh CD nya dan bagian kemaluannya kugelitik dgn 2 jariku. Saat itu Inge kelihatan mendesah sambil membetulkan duduknya. Kugelitik terus itilnya dgn jari dan kadang2 jariku kumasukkan kedalam lubang vaginanya, ternyata lubangnya sdh basah juga. Belum beberapa lama, Inge menggeliat duduknya dan bilang:”Oom, jangan digitukan nanti basah semua vagina Unge juga CD nya, sebab Inge punya banyak keluarnya”. Lalu tanganku kutarik dan kupindahkan le paha nya saja. Aku bisiki:”Nanti lain kali saja sambil santai dihotel ya ?”. Inge mengangguk dan berkata:”Kira2 minggu depan saja sebab kalau sering pergi malam nanti nggak enak dgn tante kost” Setelah video selesai sambil jalan keluar, kurangkul pundaknya dan Ingepun memegang pinggangku sambil kepalanya disandarkan kebahuku. Aku ajak Inge makan malam sekalian sambil ngobrol macam2, Aku tanya: Inge, biasanya kamu diajak pacarmu santai dimana?”.

“Yaaah,kadang2 dihotel P atau hotel NP diatas Candi kadang2 juga dihotel R dibawah kalau malas jauh2″. Dengan jawaban Inge itu, aku sudah dpt mengambil kesimpulan bahwa Inge saat ini sdh bukan perawan lagi, jadi aku berani utk mengajaknya kehotel minggu depan. Selesai makan aku antarkan Inge pulang, sebelum turun mobil kupeluknya dan diapun membalasnya dgn merangkul leherku kuat2 untuk menerima ciuman dan kecupan2 pd bibirnya dan selesai itu dgn sedikit tehnik tanganku menyambar dan memijit buah dadanya. “Acch.. nakal ya oom?, katanya. dan “Bye…bye…. Pd keesokan harinya saya bertemu Inge dikantor dan kita bersikap biasa2 saja sehingga tak ada teman yg curiga kalau kita telah pacaran semalam. Saat aku tanya kenapa sang pacar tak mengantar lagi, Inge bilang kalau pacarnya sekarang lagi renggang walaupun belum ptus 100 % karena pacarnya yg SH itu dan bekerja sbg salesman electronic itu belakangan suka tersinggung tanpa sebab yg jelas. Mungkin iri atau malu karena Inge dpt kerjaan dgn gajih yg semetara ini lebih besar dr padanya.